Fakultas

Tim PkM FH USM Gelar Sosialisasi Pengaturan Pengelolaan Limbah Masker

SEMARANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Mengenai Pengaturan Pengelolaan Limbah Masker dalam Upaya Mencegah Pencemaran Lingkungan, baru-baru ini.

Kegiatan yang dilakukan secara off line itu diikuti siswa SMAN 2 Mranggen, Jl Pucang Peni Raya, Pucanggading, Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Tim PkM Fakultas Hukum USM terdiri atas Ketua, Dewi Tuti Muryati SH MH dan Dr Ani Triwati SH MH sebagai anggota.

”Kegiatan ini dilatarbelakangi ketidakfahaman masyarakat mengenai pengaturan pengelolaan limbah masker dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah masker. Limbah masker ini terjadi pada saat masyarakat diminta menjalankan protokol kesehatan yaitu wajib memakai masker saat pandemi Covid-19, ditambah dengan penggunaan masker sekali pakai sehingga timbunan sampah masker menjadi lebih banyak,” kata Ketua PkM, Dewi Tuti Muryati.

Dia mengatakan, limbah masker tersebut menimbulkan permasalahan lingkungan baru yang dapat menurunkan kualitas lingkungan itu sendiri sebagai akibat terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Hal ini dianggap penting karena kualitas lingkungan akan mempengaruhi kualitas hidup manusia secara langsung. Selain itu juga dapat berpotensi menimbulkan permasalahan di masa mendatang.

”Kurangnya pengelolaan limbah masker yang berakibat kerusakan lingkungan disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat yaitu perlakuan terhadap limbah masker yang dibuang bersamaan dengan sampah domestik tanpa dilakukan pemilahan.

Selain itu juga minimnya sarana edukasi dan sosialisasi mengenai penggunaan masker yang tepat dan cara melakukan pengelolaan masker bekas pakai atau limbah masker. Untuk itu kami tim PKM FH USM melakukan kegiatan sosialisasi untuk memberikan pemahaman pengelolaan limbah masker ke SMAN 2 Mranggen,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengaturan pengelolaan limbah masker. Selain itu kegiatan ini juga dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mencegah pencemaran lingkungan.

”Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk mengelola limbah masker dengan benar, sehingga penyebaran covid-19 dan pencemaran lingkungan dapat dicegah,” tandasnya.

To Top